Beranda / Nasional / Wisata Tahura Wan Abdul Rachman Jadi Sorotan, Ada Trekking Hutan dan Batu Lapis

Wisata Tahura Wan Abdul Rachman Jadi Sorotan, Ada Trekking Hutan dan Batu Lapis

Wisata tahura

BACAAKU.COM BANDAR LAMPUNG – Wisata alam di Provinsi Lampung kembali mendapat perhatian. Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman sebagai alternatif wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana hutan, jalur trekking, dan keindahan alam.

Pada 13 Oktober 2026, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan trekking melalui rute Hutan Kemiri–Batu Lapis di kawasan Tahura Wan Abdul Rachman. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan wisata alam di luar destinasi pantai yang selama ini menjadi daya tarik utama Lampung.

Informasi tersebut disampaikan melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Lampung pada 13 Oktober 2026.

Tahura Wan Abdul Rachman Tawarkan Wisata Alam

Tahura Wan Abdul Rachman merupakan kawasan hutan konservasi di Lampung yang memiliki potensi untuk kegiatan wisata alam dan ekowisata.

Pengunjung yang menyukai aktivitas luar ruangan dapat menjadikan kawasan ini sebagai pilihan untuk menjelajahi jalur hutan bersama pemandu lokal. Suasana pepohonan dan lanskap alam memberikan pengalaman berbeda dibandingkan wisata pantai atau pusat hiburan.

Salah satu rute yang mendapat perhatian adalah jalur Hutan Kemiri–Batu Lapis. Namun, wisatawan sebaiknya memastikan kondisi jalur, akses masuk, serta ketentuan kunjungan kepada pengelola atau pemandu setempat sebelum berangkat.

Wisatawan dari Luar Daerah Ikut Berkunjung

Potensi wisata Tahura Wan Abdul Rachman juga terlihat dari aktivitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sumber Agung.

Ketua Pokdarwis Desa Sumber Agung, Ubay, menyebut pihaknya melayani sekitar 100 wisatawan setiap akhir pekan. Pengunjung berasal dari berbagai wilayah Lampung, Sumatera Selatan, hingga kawasan Jabodetabek.

Angka tersebut menunjukkan adanya minat terhadap wisata alam di kawasan ini. Meski demikian, data tersebut merupakan informasi kunjungan yang disampaikan pengelola wisata setempat, bukan total pengunjung seluruh Tahura Wan Abdul Rachman.

Pemerintah Dorong Pilihan Wisata Selain Pantai

Pemerintah Provinsi Lampung ingin memperluas pilihan destinasi agar wisatawan tidak hanya berkunjung ke pantai. Pengembangan ekowisata diharapkan dapat membuat pengunjung tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja wisata di daerah.

Selain itu, aktivitas wisata berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari jasa pemandu, kuliner, produk UMKM, hingga penginapan.

Agar manfaatnya berkelanjutan, pengembangan wisata perlu tetap memperhatikan kelestarian hutan, pengelolaan sampah, keselamatan pengunjung, serta aturan kawasan konservasi.

Tips Sebelum Trekking di Tahura Wan Abdul Rachman

Bagi wisatawan yang ingin mencoba wisata trekking, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

– Gunakan sepatu yang sesuai untuk jalur alam dan tanah yang licin.
– Bawa air minum, perlengkapan pribadi, serta obat-obatan yang diperlukan.
– Gunakan jasa pemandu lokal apabila jalur belum dikenal.
– Periksa cuaca dan kondisi rute sebelum berangkat.
– Jangan membuang sampah atau merusak tumbuhan di kawasan hutan.

Wisatawan juga perlu mengonfirmasi akses dan ketentuan terbaru kepada pengelola sebelum melakukan perjalanan.

Kesimpulan

Tahura Wan Abdul Rachman berpotensi menjadi alternatif wisata alam bagi pengunjung yang ingin mencoba pengalaman trekking di Lampung. Pengembangan kawasan ini juga dapat membantu memperluas pilihan wisata sekaligus mendukung ekonomi masyarakat sekitar.

Bagi pencinta alam, Tahura Wan Abdul Rachman layak masuk daftar destinasi yang perlu dipertimbangkan. Namun, informasi mengenai akses, biaya, dan fasilitas terbaru sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum berkunjung.

Sumber: Pemerintah Provinsi Lampung, 13 Oktober 2026.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *