BACAAKU.COM – Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Simpang Empat Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan dua korban lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Revo dan Honda Beat. Menurut keterangan kepolisian, kedua kendaraan bertabrakan ketika salah satu pengendara diduga hendak mendahului mobil di depannya.
Kronologi Tabrakan di Simpang Pelawe
Kasat Lantas Polres Musi Rawas, AKP Muriyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Gilang (23) mengendarai Honda Revo dengan membonceng Candra (30). Keduanya melaju dari arah Sukakarya menuju wilayah BTS Ulu.
Saat melintasi Simpang Empat Desa Pelawe, Gilang diduga berusaha mendahului sebuah mobil. Namun, manuver tersebut membuat sepeda motornya masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, Desti (17) mengendarai Honda Beat dengan membonceng Selsi (15) dari arah BTS Ulu menuju Sukakarya. Karena kedua sepeda motor melaju dari arah berlawanan, tabrakan pun terjadi.
Benturan keras tersebut menyebabkan keempat orang mengalami luka. Petugas kemudian membawa seluruh korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dua Orang Meninggal Dunia, Dua Korban Mengalami Luka Berat
Polisi mengidentifikasi dua korban meninggal dunia sebagai Gilang, warga Desa Ngestiboga I, Kecamatan Jayaloka, dan Desti, warga Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu.
Sementara itu, Candra dan Selsi mengalami luka berat. Keduanya mendapatkan perawatan medis setelah petugas mengevakuasi mereka dari lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Musi Rawas menyampaikan bahwa pihaknya menangani kecelakaan tersebut bersama personel terkait. Polisi juga melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui rangkaian peristiwa secara lebih jelas.
Polisi Ingatkan Pengendara agar Berhati-hati Saat Menyalip
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengendara agar tidak terburu-buru ketika mendahului kendaraan lain. Sebelum menyalip, pengendara perlu memastikan jarak pandang cukup, kondisi jalan aman, serta tidak ada kendaraan yang mendekat dari arah berlawanan.
Selain itu, pengendara harus mematuhi marka jalan dan menjaga kecepatan, terutama saat melintasi persimpangan. Jika kondisi lalu lintas tidak memungkinkan, lebih baik menunggu kesempatan yang aman daripada memaksakan manuver.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman, pengendara dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.










