BACAAKU.COM – Bunga rosella dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki kelopak berwarna merah cerah dan rasa asam menyegarkan. Masyarakat sering mengolah tanaman bernama ilmiah Hibiscus sabdariffa ini menjadi teh, minuman herbal, hingga campuran makanan.
Namun, rosella bukan sekadar tanaman untuk membuat minuman. Sejumlah penelitian menemukan bahwa kandungan senyawa alami di dalamnya berpotensi mendukung kesehatan jantung, terutama melalui pengaruhnya terhadap tekanan darah.
Lantas, apa saja kandungan bunga rosella dan bagaimana manfaatnya bagi kesehatan?
1. Mengandung Antioksidan untuk Melindungi Sel Tubuh
Bunga rosella mengandung senyawa antioksidan, terutama antosianin dan polifenol. Antosianin memberikan warna merah khas pada kelopak rosella, sedangkan polifenol membantu tubuh melawan stres oksidatif.
Stres oksidatif terjadi ketika jumlah radikal bebas melebihi kemampuan tubuh untuk mengimbanginya. Kondisi tersebut dapat memicu kerusakan sel dan berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan.
Karena itu, konsumsi makanan dan minuman yang mengandung antioksidan dapat membantu melengkapi pola makan sehat. Meski demikian, rosella bukan satu-satunya sumber antioksidan. Buah beri, sayuran, dan buah berwarna juga menyediakan senyawa serupa.
2. Berpotensi Membantu Menjaga Tekanan Darah
Salah satu potensi manfaat rosella yang menarik perhatian peneliti berkaitan dengan tekanan darah. Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi rosella dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Sebuah meta-analisis yang terbit pada 2025 menggabungkan data dari 26 uji klinis acak dengan total 1.797 peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa rosella berpotensi menurunkan tekanan darah dibandingkan plasebo dan beberapa jenis teh pembanding.
Namun, hasil penelitian tidak selalu sama. Tinjauan Cochrane sebelumnya menyimpulkan bahwa bukti klinis belum cukup kuat untuk memastikan efektivitas rosella dalam mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Dengan demikian, rosella masih memerlukan penelitian lebih lanjut sebelum para ahli dapat menetapkan manfaat dan dosis konsumsinya secara pasti.
3. Memiliki Potensi Mendukung Kesehatan Pembuluh Darah
Selain tekanan darah, para peneliti juga mempelajari pengaruh rosella terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Senyawa polifenol dan antosianin di dalam rosella berpotensi membantu melawan stres oksidatif. Kondisi ini penting karena stres oksidatif dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.
Selain itu, beberapa penelitian menemukan kemungkinan pengaruh rosella terhadap kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Meski begitu, hasil penelitian masih bervariasi sehingga masyarakat tidak boleh menganggap rosella sebagai pengganti obat penurun kolesterol.
4. Dapat Diolah Menjadi Teh Herbal
Masyarakat dapat menikmati rosella dengan cara yang sederhana. Salah satunya dengan menyeduh kelopak rosella kering menggunakan air panas.
Berikut langkah sederhana membuat teh rosella:
- Siapkan beberapa kelopak rosella kering yang bersih.
- Masukkan kelopak ke dalam cangkir.
- Tuangkan air panas.
- Diamkan beberapa menit hingga air berubah menjadi merah.
- Saring sebelum diminum.
- Tambahkan sedikit madu jika menginginkan rasa lebih manis.
Sebaiknya batasi tambahan gula agar minuman tetap mendukung pola makan sehat. Selain itu, gunakan bahan yang bersih dan berasal dari sumber terpercaya.
5. Perhatikan Keamanan Sebelum Mengonsumsi Rosella
Meskipun berasal dari tanaman, rosella tetap memerlukan perhatian dalam penggunaannya. Terlebih lagi, orang yang memiliki tekanan darah rendah atau mengonsumsi obat hipertensi perlu berhati-hati.
Rosella berpotensi memengaruhi tekanan darah. Oleh sebab itu, konsumsi bersama obat tertentu perlu mendapat pertimbangan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
Selain itu, jangan menghentikan obat dokter hanya karena rutin meminum teh rosella. Ibu hamil, ibu menyusui, dan orang yang memiliki penyakit tertentu juga sebaiknya berkonsultasi sebelum mengonsumsi ekstrak atau suplemen rosella.
Rosella Bukan Pengganti Pengobatan Penyakit Jantung
Bunga rosella memiliki kandungan antioksidan dan menunjukkan potensi manfaat terhadap sejumlah faktor risiko penyakit jantung. Beberapa penelitian bahkan menemukan kemungkinan pengaruhnya terhadap tekanan darah dan kolesterol.
Namun, bukti ilmiah masih memiliki keterbatasan. Karena itu, masyarakat sebaiknya menjadikan teh rosella sebagai pelengkap pola hidup sehat, bukan sebagai obat untuk hipertensi atau penyakit jantung.
Untuk menjaga kesehatan jantung, masyarakat tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi garam, rutin beraktivitas fisik, menjaga berat badan, dan memeriksa tekanan darah secara berkala.










