Beranda / Technology / Huawei Watch GT 7 Series Segera Masuk Indonesia, Daya Tahan Baterai Hingga 20 Hari, Catat Tanggalnya

Huawei Watch GT 7 Series Segera Masuk Indonesia, Daya Tahan Baterai Hingga 20 Hari, Catat Tanggalnya

BACAAKU.COM — Smartwatch terbaru Huawei Watch GT 7 Series dipastikan masuk ke Indonesia 7 Oktober 2026. Apa saja keunggulannya?
Seri ini terdiri dari Huawei Watch GT 7 dan Watch 7 Pro. Khusus Watch GT 7 Pro, mengunggulkan daya tahan baterai hingga 20 hari.

“Huawei Watch GT 7 Pro dilengkapi dengan daya tahan baterai 21 hari. Jika digunakan untuk trail running, baterai bertahan hingga 51 jam,” jelas Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia Edy Supartono dalam acara Huawei Media Roundtable Huawei GT 7 Series di Jakarta, Rabu (30/9).

Berbeda dengan varian Pro, Huawei GT 7 membawa daya tahan hingga 14 hari untuk penggunaan harian dan 25 hari ketika digunakan untuk trail run.

Dari segi desain, Huawei Watch GT 7 Pro turut hadir dalam ukuran layar 41mm dengan pilihan warna Blue dan White. Perangkat membawa ukuran layar 46mm yang tersedia dalam warna Black, Yellow, dan Blue.

Sementara itu, Huawei Watch GT 7 membawa layar 46mm yang hadir tersedia dalam warna smartwatch ini tersedia dalam warna Yellow, Green, dan Black.

Huawei menyematkan fitur olahraga untuk kedua smartwatch ini seperti AI-XDR Positioning, dan AI Workout Analysis.

Khusus Huawei Watch GT 7 Pro, perangkat dilengkapi dengan Smart Golf Insight, lebih dari 17.000 peta golf, trail running dengan Checkpoints serta ETA, Advanced Cycling Perfomance Insights, lebih dari 3.000 ski resort maps, diving hingga kedalaman 40 meter dan pemantauan olahraga raket.

Watch GT 7 Series dilengkapi dengan sejumlah fitur wellbeing seperti Advanced Sleep Tracking, Physical Readiness Score, Multi-dimensional Emational Wellbeing serta New Intelligent Health Insight yang berfungsi untuk memantau kondisi tubuh pengguna sehari-hari.

Kedua smartwatch turut dilengkapi dengan sejumlah fitur kesehatan seperti Coronary Heart Disease Risk Study, Diabetes Risk Study, dan Physical Readiness Score.

Kemampuan ini didukung oleh teknologi ECG, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, dan Arterial Stiffness Assessment yang memungkinkan pengguna mendapatkan data lebih komprehensif mengenai kondisi kardiovaskular.

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *