Beranda / Nasional / Blackout Batam Lumpuhkan Listrik, 411 Ribu Pelanggan Terdampak

Blackout Batam Lumpuhkan Listrik, 411 Ribu Pelanggan Terdampak

Blackout Batam

BACAAKU.COM BATAM, 13 Oktober 2026 – Pemadaman listrik berskala luas atau blackout melanda Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026). Gangguan yang terjadi sejak sekitar pukul 06.37 WIB tersebut berdampak pada ratusan ribu pelanggan dan mengganggu aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta sejumlah layanan publik.

Gangguan Listrik Berdampak hingga Bintan

Blackout Batam
Blackout Batam

PT PLN Batam mencatat sebanyak 411.219 pelanggan terdampak akibat gangguan sistem kelistrikan. Pemadaman juga merembet ke Pulau Bintan, termasuk wilayah Tanjungpinang, yang bergantung pada pasokan listrik dari sistem Batam.

Dampaknya terasa di berbagai sektor. Sejumlah perusahaan industri mengalami gangguan operasional, sebagian pekerja terpaksa menghentikan aktivitas, dan layanan di Bandara Internasional Hang Nadim sempat terganggu. Selain itu, beberapa wilayah mengalami gangguan pasokan air bersih karena instalasi pengolahan air membutuhkan listrik untuk beroperasi.

PLN Selidiki Penyebab Blackout

PLN Batam menduga gangguan awal berkaitan dengan masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Namun, perusahaan masih menyelidiki penyebab pasti gangguan yang memicu pemadaman meluas tersebut.

Petugas PLN melakukan pemulihan secara bertahap untuk mengembalikan pasokan listrik kepada pelanggan. Pada Selasa (13/10/2026), PLN menyampaikan bahwa pasokan listrik pelanggan terdampak di Batam telah berhasil dipulihkan. Meski demikian, gangguan pasokan di sejumlah wilayah sekitar dan dampak lanjutan terhadap layanan publik masih menjadi perhatian.

Pengusaha Minta Evaluasi Menyeluruh

Pemadaman berkepanjangan memicu kekhawatiran kalangan pengusaha terhadap keberlangsungan produksi dan iklim investasi di Batam. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam meminta evaluasi menyeluruh terhadap keandalan sistem kelistrikan agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu aktivitas industri.

 

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya sistem cadangan listrik, terutama bagi rumah sakit, hotel, industri, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pelayanan publik.

Sementara itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial. PLN Batam telah membantah kabar mengenai pemadaman terencana selama tiga hari, yakni 12–14 Oktober 2026. Warga sebaiknya merujuk pada pengumuman resmi PLN untuk memperoleh informasi terbaru.

Sumber: ANTARA, detikSumut, dan Bisnis.com, laporan 13 Oktober 2026.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *